Mental Health: An Essay

Pentingnya Kesehatan Mental



Saat ini banyak orang mulai memahami dan menyuarakan tentang pentingnya menjaga kesehatan mental atau mental health. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya tulisan dan unggahan mengenai kesehatan mental yang bisa kita temukan di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Twitter dan Youtube. Apa sebenarnya kesehatan mental itu? Menurut WHO, kesehatan mental adalah keadaan sejahtera di mana seseorang menyadari kemampuannya sendiri, dapat mengatasi tekanan hidup yang normal, dapat bekerja secara produktif dan mampu memberikan kontribusi bagi komunitasnya.


Mengetahui dan menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. WHO menyatakan "Kesehatan adalah keadaan kesejahteraan fisik, mental dan sosial yang lengkap dan bukan hanya tidak adanya penyakit atau kelemahan." Implikasi penting dari definisi ini adalah bahwa kesehatan mental lebih dari sekadar tidak adanya gangguan atau kecacatan mental. Kesehatan mental juga sangat penting bagi kemampuan kolektif dan individu kita sebagai manusia untuk berpikir, emosi, berinteraksi satu sama lain, mencari nafkah dan menikmati hidup. Atas dasar ini, peningkatan, perlindungan dan pemulihan kesehatan mental dapat dianggap sebagai perhatian penting individu, komunitas dan masyarakat, khususnya bagi generasi muda penerus bangsa.


Ada beberapa faktor yang bisa menjadi pemicu timbulnya gangguan kesehatan mental pada seseorang, yaitu faktor sosial, psikologis, dan biologis. Misalnya, kekerasan, tekanan sosial, tekanan ekonomi, bullying, yang terus menerus adalah risiko terhadap kesehatan mental. Bukti yang paling kuat terkait dengan faktor pemicu gangguan kesehatan mental adalah kekerasan seksual. Sedangkan, faktor biologis artinya adalah faktor genetik atau keturunan.


                     


Gangguan kesehatan dapat juga dipicu oleh perubahan sosial yang cepat atau peristiwa yang terjadi secara mendadak sehingga menyebabkan trauma. Contohnya, kehilangan seseorang yang sangat dicintai sehingga menimbulkan perasaan kehilangan yang mendalam, kehilangan pekerjaan yang berarti perubahan mendadak dalam hal perekonomian dan juga merupakan tekanan ekonomi, isolasi dalam waktu yang lama sehingga kita tidak bisa melakukan kegiatan yang biasanya kita lakukan. 


Pandemi COVID-19 saat ini juga bisa dikaitkan dengan kondisi kesehatan mental, tidak sedikit orang-orang yang kehilangan keluarga atau kerabat tersayang akibat pandemi, tidak sedikit juga orang-orang yang kehilangan pekerjaan, dirumahkan, atau setidaknya banyak orang yang penghasilannya berkurang drastis akibat pandemi, belum lagi keadaan yang memaksa kita untuk tetap di rumah sehingga kita tidak bisa melakukan kegiatan di luar rumah yang bisa menenangkan pikiran seperti pergi ke mall atau hangout bersama teman-teman dan keluarga bisa menambah beban pikiran dan memicu timbulnya gangguan mental.


Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda harus menemukan cara untuk menyiasati keadaan supaya kita bisa menjaga kesehatan mental dan tetap hidup produktif. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan mental contohnya, mencoba terbuka tentang perasaan kita, kita bisa menceritakan kondisi kita kepada orang-orang terdekat. Kita juga bisa meminta bantuan kepada orang lain kapanpun kita kesusahan dan merasa semua hal yang kamu jalani berjalan ke arah yang salah. Hal ini membuat kita merasa didukung dan tidak merasa sendiri karena mempunyai orang yang mendengarkan keluh kesah kita dengan baik.


 


Berolahraga juga bisa membantu kita untuk terhindar dari gangguan mental, para ahli percaya bahwa berolahraga dapat memproduksi bahan kimia yang bisa membuat kita merasa lebih baik. Olahraga rutin dapat meningkatkan rasa percaya diri dan membantu kita untuk berkonsentrasi dan tidur lebih baik. Coba luangkan waktu sebentar untuk berolahraga setidaknya sekali dalam seminggu, olahraga yang dimaksud bukanlah olahraga berat yang harus dilakukan di gym, tetapi bisa saja aktivitas ringan seperti berjalan kaki ataupun melakukan pekerjaan rumah. Selain itu, kita juga bisa melakukan hobi atau kegiatan favorit kita untuk menghilangkan rasa stres dan membantu kita untuk melupakan sejenak beban yang ada di pikiran kita.


                                     


Dari penjelasan diatas, kita sebagai generasi muda harus ingat selalu untuk menjaga kesehatan mental. Bukan hanya itu, saat kita mengetahui bahwa teman keluarga kita sedang dalam keadaan yang tidak baik dan mungkin membutuhkan bantuan, merupakan kewajiban kita sebagai generasi muda untuk membantu mereka dan mendengarkan keluh kesah mereka, jangan biarkan mereka merasa kalau mereka sendirian. Dengan begitu, kita bisa menjadikan lingkungan kita lingkungan yang nyaman untuk ditinggali dan membuat kita bisa terus produktif dalam menjalani hidup.



Komentar